Cara Memilih Bahan untuk Proyek Pemesinan CNC Anda

Pemesinan CNC adalah proses serbaguna yang dapat Anda gunakan untuk memproses berbagai macam material.

Namun, meski Anda memilih bahan yang cocok, ada banyak variabel yang harus Anda pertimbangkan. Biasanya, banyak masalah muncul akibat pengambilan keputusan ini dan oleh karena itu tujuannya adalah untuk memastikan bahwa produk akhir sesuai dengan kebutuhan.

Memilih Bahan untuk Pemesinan CNC

Peralatan mekanis – Ciri-ciri material seperti kekuatan dan elastisitas harus sesuai dengan fungsi yang dimaksudkan agar material dapat bekerja dengan baik di lingkungan yang divisualisasikan dan tahan lama.

kemampuan mesin – Logam yang berbeda dikerjakan dengan kekerasan dan kemudahan pengerjaan yang berbeda. Pertimbangkan kebebasan memotong menjadi potongan-potongan kecil dan mengebor untuk mengurangi biaya produksi.

Biaya – Mengingat harga bahan, biaya pembuatan dan biaya pengolahan harus sesuai anggaran yang ditetapkan tanpa mengurangi kualitas produk.

Persyaratan penyelesaian permukaan – Anda mungkin memiliki permukaan akhir yang halus atau berkerut. Selain itu, Anda harus mengetahui dimensi produk akhir yang dibutuhkan dan tepat. Dengan cara ini, Anda akan memilih teknik pemesinan material yang sesuai.

Tahan korosi – Jika lingkungan mengandung zat korosif pilihlah bahan yang tidak mudah terkorosi oleh zat korosif tersebut.

Kompatibilitas Suhu dan Kimia – Pilih bahan yang tahan terhadap suhu tinggi dan rendah serta tahan terhadap bahan kimia yang mungkin bersentuhan dengannya.

Pertimbangan berat badan – Berat harus dipertimbangkan saat memilih bahan yang akan digunakan. Bahannya harus kuat dan ringan sehingga dapat memenuhi persyaratan.

kekerasans – Bahan keras mungkin sulit dipotong dan dibor. Di sisi lain, bahan lunak dapat dengan mudah dikerjakan dengan mesin untuk mendapatkan produk tetapi mungkin tidak cukup kuat. Oleh karena itu, penting untuk menyeimbangkan antara kekerasan dan kemampuan mesin.

Konduktivitas listrik – dalam memilih material untuk peralatan elektronik, dipilih material yang dapat menghantarkan listrik dengan baik seperti tembaga dan perak. Dalam memilih isolator, plastik dapat digunakan.

Penampilan fisik – untuk dekorasi, bahan yang menarik secara visual harus dipilih. Bahannya bisa halus di permukaan dan warnanya menarik.

Pemesinan CNC

Pemesinan CNC

Bahan Umum untuk Proyek Pemesinan CNC

Aluminium – Ini digunakan terutama karena ringan dan tahan terhadap korosi. Ini diterapkan pada material listrik dan juga sektor transportasi.

Besi tahan karat – Bahan tersebut dapat tahan terhadap kondisi yang keras dan mudah beradaptasi dengan proses industri, oleh karena itu, dapat digunakan dalam banyak proses manufaktur industri serta industri konstruksi.

Kuningan – Ini merupakan konduktor listrik yang baik dan tahan korosi sehingga dapat digunakan jika terdapat bahan korosif. Sifat ketahanan korosifnya membuat kualitas produk tetap terjaga.

titanium – Bahan ini kuat, ringan dan tahan terhadap korosi. Hal ini membuat titanium cocok digunakan dalam industri dirgantara dan kelautan.

Tembaga – ini adalah konduktor listrik yang baik dan oleh karena itu dapat diterapkan pada peralatan elektronik. Ini juga bisa digunakan di sektor perhiasan.

Magnesium – mampu menahan suhu tinggi dan kuat. Ini membuatnya cocok untuk digunakan pada mesin.

Plastik – semua jenis plastik digunakan, hal ini memberikan pilihan keberagaman, efektivitas biaya, dan penyesuaian untuk berbagai proyek.

Kesimpulan

Dalam memilih mesin CNC yang sesuai untuk suatu proyek, ada baiknya untuk mengetahui tingkat kinerja, biaya, dan tugas spesifik yang ingin dicapai oleh mesin tersebut. Aluminium, baja, kuningan dan plastik dapat digunakan. Bahan-bahan ini harus cukup kuat untuk menahan kondisi keras yang dialami industri dan juga harus tahan korosi.

Lebih banyak sumber daya:

Pemesinan CNC – Sumber: TSINFA

Mesin CNC Kuningan – Sumber: TSINFA

Mesin CNC Aluminium – Sumber: TSINFA

Peralatan Mesin CNC – Sumber: TSINFA

Apa itu Mesin CNC – Sumber: THOMASNET